I’ll Make Him an Offer He Can’t Refuse - The Godfather
Kejadian yang saya alami akhir-akhir ini tiba-tiba saja membuat saya teringat akan trilogi THE GODFATHER, yaitu film mengenai kehidupan keluarga mafia yang diketuai Don Corleone.
Walaupun film ini menceritakan bagaimana The Don mengatur dan menggalang kekuatan bisnis judinya diseluruh negara dan cerita yang penuh kejahatan, namun menghibur, film ini sarat dengan pesan bisnis, kepemimpinan dan pemasaran.
“I’ll Make Him an Offer He Can’t Refuse” adalah kalimat yang diucapkan berulang-ulang sejak The Godfather 1 hingga The Godfather 3. Dan maksud dari kalimat ini tanpa terasa betul2 tertanam didalam benak saya, apalagi saya nonton trilogi ini berulangkali (saking serunya). Sehingga menyebabkan satu kejadian yang diluar dugaan membuat omset JADE meningkat 4-5 kali lipat.
The Don tidak menggunakan kata “Give”, melainkan menggunakan kata “Make” untuk menekankan atau memberi kekuatan pada “Offer”. Dalam film tersebut, itu berarti “do what i say or i kill you” atau “do what i say or i kick you out of business”. Tentu saja untuk kita yang bukan mafia, makna tersebut menjadi berbeda namun dapat kita terapkan dalam bisnis.
Untuk prospect customer, saya mengartikannya sebagai “buy my product/service or you will dying without it”. Tunjukkan kepada prospect seluruh alasan kenapa produk kita sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan olehnya. Kita harus ingat bahwa prospect sebetulnya tidak perduli siapa kita, sehebat apapun perusahaan kita, atau sebagus apapun desain produk kita. Yang dibutuhkan oleh prospect adalah seberapa besar manfaat yang dia dapatkan dari produk kita.
Untuk kompetitor, saya mengartikannya sebagai “give me your business or i kick you out of business”. Ini memberikan pengertian bahwa kita harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan kompetisi dalam persaingan bisnis. Ajak sinergi kompetitor yang lebih besar daripada perusahaan kita dan hilangkan kompetitor ketika masih “kecil”.
Dua-duanya baik untuk prospect dan competitor mengartikan pentingnya teknik negosiasi yang efektif.
Sebetulnya masih banyak pesan2 lain yang ada pada film The Godfather, tapi saya baru bisa nambahi 2 dulu ya:
1. “Keep your friends close, but your enemies closer”. Ketika kita bertarung dalam satu kompetisi bisnis, entah itu untuk tender ataupun “approach” biasa, pastinya kita tau persis bahwa kita bukanlah satu-satunya yang maju dalam kompetisi itu. Dalam hal ini sedikit berpolitik dapat membantu kita memenangkannya, yaitu bekerjasamalah dengan orang yang tidak kamu sukai dan selalu merendahkanmu, karena strategi terbaik untuk mengatasi orang2 ini adalah jangan biarkan mereka tahu bahwa kita adalah musuhnya.
2. “It’s not personal, it just a business”. Disini terdapat pesan yang sangat dalam dan paling susah diterapkan. Kita tahu bahwa banyak sekali deal-deal bisnis yang terjadi karena pertemanan dan persahabatan, dan kadang hal seperti ini dapat mempersulit kita dalam mengambil keputusan. Contoh yang paling gampang adalah adanya anggota keluarga dalam perusahaan kita. Ketika si anggota keluarga ini membuat masalah dalam perusahaan, seringkali kita merasa dalam posisi yang serba salah, dilema, dll dan mengakibatkan keputusan yang seharusnya diambil secara cepat jadi tertunda-tunda.
Contoh lain adalah ketika kita kehilangan pelanggan tetap dimana kita tidak melakukan kesalahan apapun, maka berterima kasihlah kepadanya atas hubungan yang baik selama ini dan tetaplah berjalan menatap ke depan, karena itu bukan personal matter.
Jadi pesannya adalah lepaskan urusan personal atau emosional dalam mengambil keputusan dan pastikan bahwa segalanya dilakukan dari perspektif bisnis.
Ade Aan @ November 9, 2008 87 views




